Pemerintah Bangun 3 Rusun Buat Santri dan Mahasiswa di Pekalongan

JawaPos.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan tiga Rumah Susun (Rusun) Santri/Mahasiswa di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Berpusat di Universitas Pekalongan (Unikal), Jumat (23/2) lalu.

Dua pesantren yang diresmikan yakni Rusun Ponpes Yayasan Madrasah Islamiyah (YMI) dan Ponpes Modern Gondang di Kabupaten Pekalongan. Satu rusun lainnya adalah Rusun Mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal). 

“Saya ucapkan selamat memanfaatkan Rusun kepada  Unikal, Ponpes Modern Gondang dan Ponpes Yayasan Madrasah Islamiyah (YMI), semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung agar mahasiswa lebih berprestasi,” kata Menteri Basuki dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR.

Rusun yang dibangun Kementerian PUPR ditujukan bagi para pekerja, MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), TNI/Polri, juga untuk mahasiswa dan santri.

Dua Rusun Ponpes yang diresmikan dibangun pada tahun 2018 oleh kontraktor PT. Aya Sophia Primatama. Rusun Ponpes YMI memiliki 3 lantai dengan tipe kamar barak sebanyak 12 unit.

Menggunakan APBN sebesar Rp 7,5 miliar. Sedangkan Rusun Ponpes Modern Gondang memiliki 2 lantai dengan kamar barak 8 unit. Biaya pembangunannya sebesar Rp 4,9 miliar. 

Untuk Rusun Mahasiswa Universitas Pekalongan, dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 dengan biaya pembangunan sebesar Rp 14,8 miliar. Rusun tersebut terdiri dari 1 Tower Blok (TB) 4 Lantai dengan tipe 24 berjumlah 50 unit dengan kapasitas 196 mahasiswa. Sebelumnya pada 2015, Kementerian PUPR telah membangun Rusun Mahasiswi Unikal. 

Ketiga rusun yang diresmikan tersebut telah dilengkapi fasilitas dasar yakni jaringan air bersih, sanitasi dan listrik. Selain itu setiap kamar juga telah dilengkapi dengan meubelair, seperti lemari, meja, kursi, dan tempat tidur di masing-masing kamarnya. 

Rektor Unikal H. Suryani mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR. Rusun bisa membantu ketertiban mahasiswa dalam berkuliah, karena rusunawa dengan kampus sangat dekat. 

“Dari hasil evaluasi terhadap penghuni, termasuk orang tua mahasiswa juga sangat terbantu karena tidak perlu membawa sepeda motor sehingga meringankan orang tua,” kata Suryani.

Acara peresmian tersebut juga diwakili Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Rektor Unikal H. Suryani, Ketua Yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma Irjen Polisi (Purn) Hadiman dan Anggota Yayasan Irjen Polisi (Purn) Suprapto dan Sarwono Hardjomuljadi. 

Mendampingi Menteri Basuki turut hadir yakni Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH, Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi, Sesditjen Bina Konstruksi Dewi Chomistriana, Direktur Sungai dan Pantai Jarot Widyoko, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan 7 Achmad Cahyadi dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. 

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Uji Sukma Medianti