Mau KPR Tanpa DP dan Tenor 30 Tahun, Datang ke Sini!

JawaPos.com – Real Estate Indonesia (REI) menyebut masyarakat kelas menengah saat ini menjadi motor penggerak pertumbuhan properti Indonesia. Para pengembang yang berada di bawah REI tidak hanya menghadirkan proyek perumahan di kawasan Jabodetabek tapi di seluruh kawasan Indonesia dalam sebuah pameran Mandiri Property Expo 2018 Di JCC Senayan Jakarta.

Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor properti masih terus berjalan, terutama proyek-proyek perumahan skala menengah.

“Para pengembang yang berada di bawah Real Estate Indonesia masih terus berkomitmen untuk menghadirkan proyek perumahan layak huni bagi masyarakat Indonesia. Sebagian besar anggota kami justru adalah pengembang di kelas menengah,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (20/11).

Menurutnya, hadirnya berbagai proyek perumahan pada pameran kali ini memberikan banyak pilihan bagi para pengunjung untuk memiliki rumah impian mereka. Kemudahan untuk memiliki rumah pada pameran kali ini juga diberikan oleh Bank Mandiri melalui program KPR Milenial yang ditujukan bagi kaum muda berusia antara 21 – 45 tahun.

Sejalan dengan hadirnya proyek pembangunan perumahan di berbagai daerah, program KPR Milenial Bank Mandiri juga hadir di berbagai kota di Indonesia. Beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh KPR Milenial antara lain cicilan ringan, tanpa DP, tenor hingga 30 tahun, limit yang lebih tinggi dan suku bunga fixed selama 5 tahun. Bank Mandiri juga memberikan berbagai kemudahan lain bagi nasabah Bank Mandiri yang mengajukan KPR Milenial.

Sejak hari pertama, pameran ini banyak dikunjungi oleh pasangan muda yang ingin memiliki rumah sendiri, terutama di kawasan pinggiran Jakarta. Kawasan pinggir Jakarta menjadi pilihan karena harganya yang lumayan masih terjangkau serta hadirnya berbagai proyek pembangunan transportasi umum di dekat kawasan perumahan tersebut.

Apalagi, Konsep Transit-Oriented Development (TOD) menjadi salah satu acuan para pengembang membangun proyek perumahan di kawasan pinggir Jakarta. TOD merupakan konsep pembangunan yang mendekatkan kawasan pemukiman dengan sarana transportasi umum seperti terminal dan stasiun dimana masyarakat bisa beralih dari satu moda transportasi ke moda lainnya dengan cepat dan efektif.

Di Jakarta sendiri, direncanakan akan ada lima kawasan transit terpadu yaitu di Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Kawasan Cipete, Kawasan Blok M, dan Stasiun Dukuh Atas. Selain Jakarta, Cirebon, Semarang, Solo, dan Malang juga dikabarkan akan memiliki kawasan TOD. Seluruh pembangunan ini diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan sektor properti di Indonesia.

Sebagai informasi, Pameran REI Mandiri Property Expo 2018 merupakan bentuk komitmen DPP Real Estate Indonesia untuk memajukan industri properti di Indonesia. REI berharap sinergi antara pemerintah, pengembang dan industri perbankan akan terus berjalan erat demi mewujudkan program perumahan layak huni bagi masyarakat Indonesia, terutama kalangan menengah ke bawah.

Editor      : Saugi Riyandi
Reporter : (mys/JPC)