Ingin Berinvestasi Properti? Awas Jangan Pancing Buaya!

JawaPos.com – Selain properti yang memberikan keuntungan, Anda juga perlu mengetahui jenis properti yang berpotensi menimbulkan dampak sebaliknya. Robert G Allen menyebutnya sebagai alligators atau buaya, yaitu properti yang cenderung membuat cash flow Anda negatif dan menimbulkan kerugian lainnya. Nah, properti jenis ini harus dihindari.

Dikutip dari buku Property Cash Machine, oleh Joe Hartanto, berikut adalah beberapa ciri properti yang harus dihindari:

Properti yang masih berupa gambar atau maket. Jika Anda membeli jenis properti seperti ini, maka Anda tidak akan mendapatkan cash flow selama properti tersebut masih dalam proses pembangunan. Selain itu pula Anda harus membayar cicilan.

Padahal kriteria properti hot deal adalah bahwa sejak awal transaksi, properti diperoleh tanpa modal, bahkan kita memperoleh cash back serta tak perlu mengeluarkan biaya operasional dan membayar cicilan dari kantong kita sendiri.

Karakter properti buaya berikutnya yaitu tidak berdokumen lengkap. Properti yang surat kepemilikannya masih berupa girik, AJB atau SK Camat akan sulit mendapatkan pembiayaan dari pihak lain, dan berpotensi membahayakan Anda.

Properti buaya juga bisa ditentukan dari posisinya. Disarankan agar tidak membeli properti di daerah banjir atau bencana, dekat saluran listrik tegangan tinggi, dekat temoat pembuangan akhir, kuburan, jalan yang tidak bisa dilalui mobil, dekat rel kereta api, dan SPBU.

Hindari pula membeli properti yang masih berupa tanah. Tanah hampir tidak mungkin membiayai dirinya sendiri. Sedangkan rumah, ruko, atau apartemen dapat disewakan. Dengan demikian bisa memberikan pendapatan kepada Anda. Pemasukan itu bisa digunakan untuk membayar cicilan.

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Teguh Jiwa Brata