Indahnya Ruas Tol Malang-Pandaan, Ada View Gunung Arjuna dan Semeru

JawaPos.com – Selain menghemat waktu tempuh yang signifikan, ruas tol Malang-Pandaan (Mapan) juga menjanjikan pemandangan alam yang indah. Itulah yang dirasakan Jawa Pos saat mencoba tol fungsional Pandaan hingga gerbang tol Singosari, Karanglo, Malang, Kamis (27/12). Tidak salah bila sebagian pihak menilai ruas tol Mapan memiliki pemandangan terelok bila dibandingkan dengan sejumlah ruas tol di Jawa Timur. Hamparan sawah dan gunung-gunung bisa dijumpai di ruas tol itu.

PT Jasamarga Pandaan Malang memberlakukan fungsional jalan tol Pandaan-Malang mulai seksi I hingga III (Pandaan-Karanglo) sepanjang sekitar 30 km pada 21 Desember 2018 hingga 1 Desember 2018 mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan ruas jalan akibat liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Mulai Rabu (26/12) tol fungsional ini diberlakukan dari Karanglo ke Pandaan yang sebelumnya diberlakukan sebaliknya,” kata Humas PT Jasamarga Pandaan Malang Agus Tri Antyo kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang balik dari Malang dan Batu.

Indahnya Ruas Tol Malang-Pandaan, Ada View Gunung Arjuna dan SemeruIndahnya tol ruas Malang-Pandaan yang terdapat pemandangan Gunung Arjuna dan Gunung Semeru. (Galih Cokro/Jawa Pos)

Menurut Agus, ruas tol Pandaan-Malang seksi I-III direncanakan mulai beroperasi pada akhir Januari 2019. Nanti di ruas tol itu dibangun empat rest area. Yakni, di Km 8 sekitar Taman Safari Prigen dan di Km 27 di kawasan Singosari. Rest area tersebut akan dibangun saling berhadapan di dua jalur. “Kami hanya menyediakan lahan rest area. Untuk rencana dan pelaksanaan pembangunan sepenuhnya dilakukan oleh PT Jasamarga Properti,” papar Agus. Rencananya di empat rest area tersebut dibangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Yang tidak kalah menarik, rest area itu dipilih di area yang memiliki view indah. Di rest area Km 8 ada view Gunung Arjuna dan di Km 27 Gunung Semeru. “Dipilihnya rest area di kawasan yang indah ini untuk mengakomodasi para pengguna tol yang ingin berfoto. Daripada mereka berhenti di ruas tol hanya untuk jeprat-jepret,” kata Agus.

Indahnya pemandangan tol Mapan itu diamini Dwi Tanto, salah seorang warga Batu yang kemarin ke Surabaya dengan memanfaatkan tol fungsional itu. “Senang sekali menyetir sambil menikmati pemandangan sawah dan gunung-gunung. Tapi, bahaya juga kalau mengemudikan mobil dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam sambil melihat kanan kiri,” kata Dwi.

Agus Tri Antyo mengungkapkan, pengerjaan tol Mapan seksi I-III sudah selesai sekitar 80 persen. Semua personel dari PT Jasamarga Pandaan Malang pun bekerja keras untuk mengejar target peresmian pada akhir Januari 2019. Dia mengatakan, hal yang paling penting segera diselesaikan adalah tiga titik interchange, flyover (jembatan) penghubung di kawasan permukiman penduduk yang terpotong ruas tol. Selain itu, penyelesaian akhir pagar pembatas dan pamasangan penerangan lampu jalan dan gerbang-gerbang tol.

Editor      : Ilham Safutra
Reporter : (bec/c10/ali)