Hemat Ongkos, Hunian Ini Cocok Bagi Kaum Urban yang Kerja di Jakarta

JawaPos.com – Setiap pagi dan sore hari, kota metropolitan Jakarta selalu disuguhi pemandangan perjalanan kaum urban yang memanfaatkan komuter untuk beraktifitas di berbagai pusat-pusat bisnis dan pelosok Ibu kota. Mereka memilih tinggal di luar ibu kota dengan berbagai alasan, salah satunya lebih terjangkau dari sisi harga hunian.

Data Kereta Komuter Indonesia menyebutkan, hingga Juni 2018, rata-rata jumlah pengguna KRL per hari mencapai lebih dari 1 juta pengguna pada hari kerja. Belum lagi ditambah dengan ribuan bahkan ratusan ribu warga yang menggunakan moda transportasi bus dan sejenisnya.

Layanan bus transJakarta yang koridornya semakin luas, dinilai mampu memberikan solusi transportasi kaum komuter. Keberadaan akses transportasi, kini mulai diimbangi dengan hunian yang terintegrasi dengan sistem transportasi.

Hemat Ongkos, Hunian Ini Cocok Bagi Kaum Urban yang Kerja di JakartaIlustrasi kereta komuter yang kini jadi andalan kaum urban Jabodetabek saat pergi ke tenpat kerja di Jakarta (DOK.JAWAPOS.COM)

Kebanyakan kaum komuter saat ini, bertempat tinggal dengan jarak tertentu dari titik jalur transportasi, sehingga masih membutuhkan moda transportasi lain menuju stasiun KRL maupun terminal Bus.

Pengamat Perkotaan dan Transportasi Yayat Supriyatna mengatakan, hunian yang memiliki akses multi moda transportasi ini, akan menjadi solusi hunian masyarakat.

“Idealnya, dengan sebuah kawasan yang seperti ini, akan mampu memangkas biaya transportasi kaum komuter,” ujarnya seperti diberitakan Minggu (16/12).

Yayat menjelaskan, ada interkoneksi antarmodanya, kemudian dari sisi efisiensi biaya tercapai, waktu juga tercapai. Ibaratnya bisa menurunkan biaya transportasi mereka.

“Kalau misalnya dari 30 persen kalau bisa menjadi di bawah 10 persen itu luar biasa penurunannya. Contohnya kalau gajinya 8 juta, minimal biaya transportasi bulanannya di bawah 800 ribu” tuturnya.

Keberadaan kaum komuter ini, kata Yayat, tentu menjadi peluang emas bagi para developer, untuk mengembangkan hunian yang terkoneksi dengan multi moda transportasi.

Editor      : Mohamad Nur Asikin
Reporter : (mys/JPC)