Gaet 2 BUMN, PT Sarinah Bangun Kompleks Bisnis Senilai Rp 1,8 Triliun

JawaPos.com – Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan sinergi dalam upaya meningkatkan kinerja usahanya. Kali ini dilakukan PT Sarinah (persero), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT PP Tbk (PTPP) dalam mengembangkan kawasan komersial lahan milik Sarinah, di Jakarta Pusat.

Direktur Utama PT Sarinah GNP Sugiarta Yasa mengatakan kerjasama ini dilakukan dalam pembangunan dan pengembangan proyek melalui pemanfaatan kompetensi, fasilitas dan jasa dengan prinsip saling menguntungkan.

“Kita bekerjasama dengan Wika dan PP karena punya kompetensi di bidang kontruksi.  Dengan kerjasama ini, Sarinah sebagai icon kebanggaan Indonesia dapat kita wujudkan kembali,” ujarnya di gedung Kementerian BUMN Jakarta, Jumat (8/2).

Sugiarta membeberkan, kerjasama sama ini memiliki nilai proyek sebesar Rp 1,8 triliun dengan pembagian project yang telah ditentukan. Seperti, pembangunan konstruksi akan dilakukan oleh Wika dan PP sedangkan Sarinah yang akan memegang kendali bisnisnya.

“Nah ini kan konstruksinya, kalau bisnisnya tetep sarinah, yang softnya. Tapi kalau konstruksinya, dan pemilihan propertinya wika dan pp. Total nilai project, dengan furnished semua 1,8 T dan pendanaan kita pakai bank dalam negeri,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN Edwin Hidayat mengatakan bahwa walaupun Sarinah akan membangun komplek modern, namun tidak boleh menghilangkan kesannya sebagai warisan bangsa.

“Memang banyak yang perlu diperbaiki oleh Sarinah. Dengan sinergi BUMN kita bisa deal ekosistem yang lebih baik,Untuk itu, ritel harus yang terdepan. Secara finansial, Sarinah tercukupi dengan properti dan trading. Tapi, fokusnya di ritel yang memang benuansa Indonesia,” tandasnya.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Romys Binekasri