Duit Pas-pasan tapi Ingin Renovasi Rumah? Ini Triknya

JawaPos.com – Punya rumah yang aman dan nyaman merupakan impian semua orang. Tapi ternyata tak semua orang bisa mudah mewujudkannya. Apalagi bila ternyata uangnya pas-pasan. Tentu kita semua tahu butuh dana yang tidak sedikit untuk membangun rumah idaman atau hanya sekadar merenovasinya.

Tapi, jangan berkecil hati dahulu. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memiliki hunian yang diinginkan. Jika bujet Anda terbatas tapi ingin merenovasi rumah 2 lantai, berikut trik jitu untuk menyiapkan kisaran bujetnya seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Hitung dengan Cermat Biaya Tukang

Ketika Anda ingin merenovasi rumah, tentu Anda tidak bisa mengerjakannya sendirian. Untuk itu, Anda membutuhkan bantuan tukang.  Jumlah tukang yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah 2 lantai sekitar 3 hingga 4 orang.

Ketika Anda menyewa tukang bangunan, biasanya pembayaran tukang bangunan dihitung per hari. Kisaran harga yang patut dibayar ke tukang Anda adalah sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. Tentu tarif tukang ini bisa berbeda sewaktu-waktu dan dari tahun ke tahun.

Jika Anda, membutuhkan 4 tukang untuk merenovasi rumah, artinya dalam sehari, Anda membutuhkan Rp600 ribu untuk membayar mereka. Jika Anda ingin proses pembangunan menjadi lebih cepat, cobalah untuk menyewa tukang lebih banyak agar waktu renovasi menjadi lebih singkat.

2. Cari Tarif Tukang yang Lebih Murah

Selain itu Anda juga perlu mencari jasa tukang yang menawarkan tarif lebih murah ketimbang lainnya. Anda bisa mencarinya dari referensi teman atau saudara, bahkan mencarinya di internet. Saat ini sudah cukup banyak orang yang menawarkan jasa tukang di media sosial dan situs-situs resmi penawaran jasa pembangunan dan renovasi rumah. 

3. Hitung Biaya Material yang Diperlukan

Sebelum mencari tukang untuk disewa agar bisa merenovasi rumah, sudah sepatutnya Anda memiliki perencanaan dalam pembelian material bangunan yang akan digunakan nanti. Ketelitian dan kecermatan dalam memilih material apa saja yang dibutuhkan sangat penting diperhatikan.

Sebab biaya material sendiri adalah biaya yang paling mahal dibanding biaya tukang ketika Anda melakukan renovasi rumah. Berikut contoh material apa saja yang dibutuhkan untuk menambahkan teras rumah minimalis:

ï 10 sak semen = 10 x Rp 65 ribu = Rp 650 ribu

ï Pasir 2 pick up = 2 x Rp 190 ribu = Rp 380 ribu

ï Gamping 2 sak = 2 x Rp 180 ribu = Rp 360 ribu

ï Batu kali 1 pick up = Rp170 ribu

ï Batu bata 1200 buah = 1200 x Rp400 = Rp480 ribu

ï Keramik lantai 8 dos = 8 x Rp55 ribu = Rp440 ribu

Setelah melakukan perhitungan material  bangunan di atas, bisa ditotal sebesar Rp2.480.000 yang akan dihabiskan untuk merenovasi teras rumah Anda.

Nah, jika Anda ingin merenovasi rumah secara keseluruhan, maka biaya material dibutuhkan bisa mencapai lebih dari Rp4 juta hingga sekitar Rp5 juta. Biaya ini sudah termasuk bata merah, biaya perbaikan instalasi listrik, saniter, pengecat, pemasangan plafon dan lain-lain.

4. Cari Toko Material yang Lebih Murah 

Jika rincian biaya material tersebut masih tergolong mahal, Anda bisa menekan harganya dengan membandingkan antara toko bangunan satu dengan yang lain. Tak hanya itu, Anda juga harus memilih bahan terbaik berkualitas dengan harga yang pas di kantong.

Untuk mencari dan membandingkan harga material yang dibutuhkan tidaklah sulit. Sebab sekarang ini sudah banyak toko-toko material yang menjual bahan-bahan bangunan tersebut secara online. Bahkan Anda juga akan lebih diuntungkan karena mereka biasanya menawarkan berbagai macam diskon harga untuk menarik pembeli. Cari yang paling murah tapi tetap berkualitas baik.

5. Jangan Lupa Hitung juga Biaya Tidak Terduga 

Hal-hal terduga bisa terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi sebelumnya, salah satunya biaya yang tidak terduga. Oleh sebab itu, sebelum Anda merenovasi rumah, sudah sepatutnya mengantisipasi lonjakan biaya yang terjadi karena material bangunan atau biaya pekerja/tukang.

Cobalah untuk menyiapkan dana tak terduga ini sebesar 20% dari total keseluruhan sebagai dana darurat. Nah, yang dimaksud sebagai “darurat” di sini adalah biaya yang bisa saja Anda habiskan secara tak terduga karena harga material berubah atau naik dan tidak sesuai perkiraan, untuk menambah properti di rumah yang sedang direnovasi seperti pembelian furnitur ruang tamu, dan lainnya.

Ingin Punya Rumah Berlantai 2 yang Minimalis?

Tak ada yang mustahil di dunia ini, tak terkecuali bila Anda memimpikan memiliki rumah berlantai dua yang minimalis. Dengan merenovasinya secara tepat, maka rumah berlantai dua seperti yang diimpikan selama ini pun akan jadi kenyataan. Anda hanya perlu menyiapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari dan dengan persiapan yang matang.

Editor      : Saugi Riyandi
Reporter : (srs/JPC)