Bos Crown Group Jadikan RI Basis Kedua Terbesar Proyek Properti

JawaPos.com – Bos Crown Group, Iwan Sunito ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar properti miliknya. Crown Group memang memiliki satu proyek yang berada di Ancol, Jakarta Utara. Proyek tersebut bakal dimulai pada akhir tahun depan.

“Saat ini masih Sydney, sekitar 90 persen proyek kita di Sydney secara keseluruhan,” kata Iwan saat ditemui di Sydney, beberapa waktu lalu.

Dia menargetkan pada 2021, properti di Sydney hanya akan 50 persen secara keseluruhan. Sisanya, lanjut Iwan, bakal dikembangkan di Indonesia, Melbourne dan Brisbane.

“lndonesia akan jadi nomor dua terbesar, setelah itu Melbourne, Brisbane. Indonesia sangat potensial dan saya akan membangun di Surabaya dan pengennya di Bali juga,” kata Iwan.

Fokus pertama proyek properti pria kelahiran Surabaya tersebut adalah Ancol. Dalam pandangan Iwan, Ancol sangat potensial karena dikunjungi 30 juta orang per tahun.

“Menurut saya waktu pemerintah bangun Ancol. Ini bisa kita bangun Ancol arsitektur, koleksi gedung terbaik dengan konsep lengkap dengan ritel, convenience centre serta untuk wedding,” jelasnya.

Crown Group tengah menyiapkan pembangunan tiga apartemen di Jakarta. Total nilai investasi sekitar Rp 10 triliun. Dari tiga lokasi, dua lokasi merupakan usaha patungan. Sisanya merupakan usaha sendiri. Iwan menuturkan, untuk proyek tersebut, Crown menyediakan 2.000-3.000 unit apartemen. Untuk harga, Crown berharap dimulai dari harga Rp 30 juta hingga Rp 35 juta per meter persegi.

“Harapannya start-nya Rp 30 juta- Rp 35 juta,” sambungnya.

Iwan tak ingin bersaing soal harga. Dia menuturkan, Crown akan memberikan sesuatu yang berbeda yakni kualitas bangunan apartemen. Untuk produk ini, Iwan menyasar mayoritas pasar di Jakarta.

“Kemudian brand sudah dikenal masyarakat, kita pikir mungkin 70 persen Jakarta marketnya, 30 persen seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Editor      : Saugi Riyandi
Reporter : (srs/JPC)