Berminat Miliki Hunian yang Punya Akses Langsung ke Stasiun Kereta

JawaPos.com – Pemerintah mendukung penuh para pengembang membangun hunian vertikal yang berintegrasi dengan transportasi masal berkonsep Trans Oriented Development (TOD). Langkah ini diharapkan mengurangi angka kebutuhan rumah di kawasan Jabodetabek.

Salah satu developer terpercaya yang masuk ke ceruk market tersebut adalah Anak Adhi Karya Tbk (ADHI), yaitu PT Adhi Commuter Properti (ACP) yang bekerja sama dengan PT KAI dengan mengembangkan beberapa hunian apartemen di dekat stasiun Jabodetabek dengan harga bersaing.

Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Amrozi Hamidi mengatakan, Kerjasama ini merupakan langkah sinergi BUMN, dalam upaya mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

Berminat Miliki Hunian yang Punya Akses Langsung ke Stasiun KeretaIlustrasi kereta api commuter jadi andalan kaum urban yang tinggal di Jabodetabek (DOK.JAWAPOS.COM)

“Kaum komuter, merupakan potensi market yang besar. Tentu kami mengembangkan hunian yang sesuai dengan kebutuhan kaum komuter tersebut. Selain memiliki multi akses transportasi yaitu KRL dan Bus, kawasan yang kami kembangkan ini juga berdekatan dengan Pasar Modern Intermoda Cisauk, yang tentu memberikan kemudahan bagi penghuni dalam mencari kebutuhan hidup,” ujarnya seperti diberitakan Minggu (16/12).

1. Hunian Cisauk Point.

Bekerjasama dengan PT Kereta Api (Persero), perseroan mengembangkan lahan seluas 1,65 Ha, yang tepat berada disisi stasiun Cisauk dan terminal bus cisauk. Dalam kerjasama ini, ACP menginvestasikan dana sebesar Rp 831 M.

Pihaknya akan dikembangkan 6 tower apartemen, dengan total unit sebanyak 2641 hunian. 30 persen dari jumlah tersebut dedikasikan untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah, sehingga kami sediakan hunian bersubsidi 2 tower, yaitu Jasper dan Agate dengan tinggi 19 Lantai dan mencapai 640 unit. Sedangkan 4 tower lain, yaitu Tower Sapphire, Emerald, Ruby dan Diamond setinggi 26 lantai dengan total mencapai 2001 unit ini, akan dikembangkan untuk hunian non subsidi.

Perseroan akan melakukan Topping Off tower ini pada tahun 2020. Selanjutnya, untuk tower-tower yang lain akan dikembangkan secara bertahap. Secara keseluruhan, kawasan Cisauk Point akan selesai pembangunannya pada tahun 2024

Di kawasan ini, perseroan hanya menyediakan 2 tipe, yaitu Studio dengan luas 24,4 m2 dan 1 BR 35 m2. Untuk harga perdana, tipe Studio hanya Rp 285 juta sedangkan untuk tipe 1 BR Rp 393 juta.

2. LRT City Urban Signature, yang berada disisi stasiun LRT Ciracas Jakarta Timur. Kawasan ini dikembangkan di lahan seluas 6,2 Ha. LRT City Cicaras – Urban Signature, merupakan area Mixed-use yang dikembangkan dalam Kerjasama Operasi antara PT Adhi Commuter Properti dengan PT Urban Jakarta Propertindo, dengan nilai investasi 2,6 T kawasan yang berisi hunian. Komersial dan fasilitas pendukung ini, dikembangkan di lahan yang berada berada di sisi stasiun LRT Ciracas.

Di lahan seluas 6,2 Ha, LRT City Ciracas – Urban Signature akan mengembangkan 5 tower apartemen. Pada tahap pertama pembangunan kawasan, akan dikembangkan 2 tower yaitu Tower Azure dengan total unit sebanyak 1087 unit dan Tower Beige dengan total unit sebanyak 543 unit. Kedua tower ini melakukan ground breaking pada 2 Desember 2018.

Sesuai dengan perencanaan yang ada, tower Azure dan Tower Beige ini, akan topping off pada bulan Desember Tahun 2019, dan selanjutnya bisa diserahterimakan kepada pembeli pada Maret 2021.

3. LRT City Jaticempaka – Gateway Park, yang merupakan proyek kerja sama antara PT Adhi Commuter Properti dengan Urban Jakarta Propertindo melalui Kerja Sama Operasi (KSO).

Kawasan yang dikembangkan di sisi stasiun LRT Jatibening Baru ini, dikembangkan di lahan seluas 5,2 Ha. Di kawasan yang berada di perbatasan DKI Jakarta dan Bekasi ini, rencananya akan dikembangkan 5 Tower Apartemen, dengan total unit sebanyak 3.744 unit.

Pada tanggal 17 November 2018 lalu, LRT City Jaticempaka – Gateway Park melakukan Topping Off Apartemen yang merupakan Tower I di kawasan ini. Dengan tinggi 16 lantai dan terdiri dari 529 unit.

Dalam dua tower yang sedang dikembangkan ini, dibangun 3 tipe unit, yaitu tipe Studio dengan luas 24,56 m2, tipe 1BR dengan luas 34,06 m2 dan tipe 2BR dengan luas 51,74 m2. Di kawasan LRT City Jaticempaka – Gateway Park, juga akan dibangun Mall 4 lantai dengan luas saleable area lebih kurang 18.000 m2 yang dikembangkan di lahan seluas 10.000 m2.

Sejalan dengan pembangunan yang sedang berjalan, harga saat ini sudah mengalami kenaikan sebesar 33 persen sejak diluncurkan. Untuk Tower Bandoneon, harga yang kami tawarkan saat ini adalah mulai dari Rp 500 juta-an.

4. LRT City Royal Sentul Park, di lahan dekat Sentul International Sirkuit.

Proyek ini dikembangkan di lahan seluas 14.8 Ha, dengan investasi Rp 7,5 triliun. Di Kawasan ini direncanakan akan dibangun 12 tower yang berfungsi sebagai Apartemen, Office, Hotel dan Mall, yang dilengkapi dengan kawasan komersial dan fasilitas berlibur.

Perseroan menawarkan beberapa pilihan kepada konsumen, mulai tipe Studio, 1BR serta 2BR. Harga yang kami tawarkan mulai Rp 380 juta-an atau telah mengalami kenaikan sebesar 25 persen dibandingkan dengan harga perdana ketika peluncuran tahun lalu.

Sesuai dengan rencana pembangunan yang ada, tower pertama LRT City Royal Sentul Park ini, akan bisa diserahterimakan kepada pembeli pada bulan Juli tahun 2020. Selanjutnya, ACP akan mengembangkan kawasan ini secara bertahap. Diperkirakan kawasan tahap 1 dengan luas 25.000 m2 ini akan selesai pembangunannya pada tahun 2020.

Hadirnya LRT City Royal Sentul Park ini, akan menambah semaraknya properti di sisi selatan Jakarta, dan bisa memberikan pilihan kepada masyarakat konsumen properti, yang tidak hanya bertumpu di sisi timur dan barat Jakarta.

Editor      : Mohamad Nur Asikin
Reporter : (mys/JPC)