Bangun 9 Bendungan Tahun Ini, PUPR Butuh Dana Rp 21 Triliun

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini akan membangun sembilan bendungan. Target pemerintah selama lima tahun membangun sebanyak 65 bendungan. Bendungan yang saat ini dibangun sebanyak 17 bendungan.

“Sembilan tahun ini kita rencanakan sebenarnya ada beberapa calon,” ujarnya di Kementerian PUPR, Rabu (30/1).

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengatakan, pembangunan sembilan bandungan tersebut akan menghabiskan dana investasi sekitar Rp 21 triliun.

“Dengan skema multiyear selama 4 atau 5 tahun. Pada 2024 atau 2023-lah itu bisa diselesaikan,” tuturnya.

Adapun bendungan tersebut antara lain Bendungan Mbay Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bendungan Jenelata Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, dan Bendungan Pelosika Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kemudian, Bendungan Jragung Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah, Bendungan Riam Kiwa Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan, Bendungan Tiro Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Bendungan Budong-Budong Provinsi Sulawesi Barat, Bendungan Ameroro Provinsi Sulawesi Tenggara, Bendungan Tiu Suntuk Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebagai informasi, untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kementerian PUPR pada periode 2015-2019 membangun 65 bendungan.

Itu terdiri dari 15 bendungan yang telah selesai, 41 bendungan ongoing, dan sembilan bendungan sesuai tahun anggaran (TA) 2019.

Editor           : Saugi Riyandi
Reporter      : Romys Binekasri