Bakal Terbentuk, Holding Perumahan Harus Ciptakan Kota Baru

JawaPos.com – Pemerintah menargetkan holding badan usaha milik negara (BUMN) perumahan dan pengembangan kawasan terbentuk pada pertengahan Februari mendatang. Pemegang saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk telah menyetujui untuk melepas status perseroan menjadi nonpersero seiring dengan akan terbentuknya holding tersebut.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menuturkan, pembentukan holding diperlukan lantaran pembangunan perumahan ke depan harus didukung BUMN yang kuat.

”Kita awalnya fokus ke pembangunan infrastruktur di Indonesia, lalu harus ciptakan kota-kota baru atau kawasan baru. Grup yang kuat yang bisa ciptakan itu,” ujarnya kemarin (28/1).

Bakal Terbentuk, Holding Perumahan Harus Ciptakan Kota BaruIlustrasi perumahan.Holding perumahan punya tugas untuk mengembangkan kota-kota baru. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana menjelaskan, holding tersebut menjadi langkah awal perseroan untuk memperkuat BUMN sektor perumahan. Sinergi antar-BUMN dalam holding bakal menambah kapabilitas untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang berkualitas dengan harga terjangkau.

”Di sisi lain, harga properti terus menanjak sehingga sangat menguntungkan perusahaan pada masa depan,” katanya. 

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (vir/c14/fal)